Sabtu, 16 November 2019

author photo
image: tribunnews.com

Peraturan RUU KUHP terbaru saat ini sedang menjadi perbincangan publik. Peraturan tersebut dinilai kurang efektif oleh masyarakat, sehingga keputusan itu ingin segera digugat. Setelah mengetahui peraturan RUU KUHP tersebut, banyak orang yang berkomentar untuk menanggapinya.

Salah satu dari kalangan selebriti juga turut memberikan tanggapan mengenai peraturan RUU KUHP terbaru, yakni Tyas Mirasih. Menurutnya, peraturan terbaru tersebut sangatlah kontroversi dan merugikan wanita, khususnya ia sendiri.

Tyas Mirasih memberikan pendapat agar DPR harus memikirkan kembali soal peraturan yang telah dibuat olehnya. Hal itu dapat merugikan banyak orang apabila peraturan tersebut resmi ditetapkan.

"Duh gimana ya, gue kadang syuting sampai subuh terus nyetir sendiri, lebih baik dipikirkan lagi deh, merugikan banyak orang juga" ujar Tyas Mirasih.

Ia juga mengatakan bahwa banyak sekali perempuan yang kerjanya hingga larut malam. Sehingga tidak dapat memungkinkan mereka untuk pulang lebih awal atau sebelum pukul 22.00. Seperti halnya ia sendiri yang terbiasa pulang malam karena bekerja.

Setiap tempat kerja berbeda-beda, pastinya ada pekerjaan yang harus dikerjakan hingga larut malam secara paksa. Apabila hal itu sering terjadi, maka ia akan dikenakan denda terus menerus. Sehingga uang hasil kerja yang ia dapatkan hanya digunakan untuk membayar denda saja.

"Nggak usah syuting deh, misalkan bekerja malam ya kan, itu kan pulangnya sampai jam 22.00 an, apalagi mereka naik kendaraan umum, masa tiba-tiba harus dikenakan denda ya kan" ujar Tyas mirasih.

Melihat itu, Tyas juga mengutarakan saran dan pendapat melalui ucapannya mengenai peraturan RUU KUHP terbaru yang satu ini. Harapan Tyas Mirasih yaitu agar DPR dapat membuat peraturan-peraturan yang bermanfaat.

"Ya mudah-mudahan kalo ada rancangan undang-undang dapat bermanfaat bagi kita" lanjut Tyas Mirasih.

Harapan besar bagi Tyas Mirasih kepada pihak DPR supaya peraturan-peraturan yang dianggap tidak lazim untuk segera dicabut dan diganti menjadi hal yang lebih baik lagi. Namun itu semua akan berakhir di tangan DPR, akankah mereka menggugat peraturan RUU KUHP tersebut atau tidak.

Sumber: brilio.net
your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com