Sabtu, 16 November 2019

author photo
Sumber: style.tribunnews.com


Buah hati yang masih kecil, terutama di bawah lima tahun memang butuh perhatian dan pengawasan khusus. Sebagai orang tua, pengawasan terhadap anak jangan sampai dilalaikan.

Namun, terkadang kelalaian dapat terjadi kapan dan dimana saja tanpa disadari. Meski tak dapat dicegah, setidaknya akibat kelalaian itu dapat menjadi pelajaran untuk lebih waspada ke depannya.

Seperti kisah heroik sekaligus nekad seorang Ayah yang terjadi di Bali ini. Made Setiawan, laki-laki berusia 23 tahun ini spontan langsung menceburkan diri untuk menyelamatkan putrinya yang tercebur ke dalam sumur sedalam 14 meter.

Tanpa pikir panjang dan mempertimbangkan kondisi sumur yang penuh lumut serta licin, yang terlintas di benak Setiawan saat itu hanyalah menyelamatkan nyawa sang anak.

Ketika mengetahui kejadian tersebut, Ni Komang Savitri (20) sangat syok. Ia pun segera melarikan suami dan anaknya, Ni Putu Santika (2) ke RSUD Klungkung pada Jumat (1/11/2019) lalu.

Ibu muda yang merupakan warga Dusun Tulang Nyuh, Desa Tagak, Klungkung ini bersyukur atas selamatnya suami dan putri kesayangannya itu.

Karena kejadian itu, Santika terluka di bagian kepala. Sedangkan, Made terlihat masih syok.

Kronologi Kejadian

Kejadian berawal saat Setiawan tengah bermain bersama putri kecilnya.

Kemudian seorang tetangga menghampirinya dan mengajaknya ngobrol seperti pada umumnya.

"Saya ngobrol dengan tetangga."

"Saya agak lalai, tidak tahu anak saya jalan ke arah pekarangan rumah," ujar Setiawan.

Tak disadari anaknya berjalan menuju pekarangan rumah dan melewati tangga bangunan sanggah.

Dimana letak tangga tersebut sejajar dengan dinding sumur tua yang tertutup rapat asbes karena sudah lama tidak digunakan.

Ketika diinjak, asbes pun langsung jebol.

Sontak, bayi berusia 2 tahun itu langsung terjatuh ke dalam sumur sedalam 14 meter.

"Saat itu saya mendengar suara cukup keras, dan tangisan anak saya dari dalam sumur."

"Saya langsung panik, dan langsung terjun ke dalam sumur."

"Saya sudah pasrah, apapun demi keselamatan anak saya," ucap Setiawan.

Peristiwa ini pun membuat heboh dan panik orang-orang di sekitar rumah.

Mereka kemudian menghubungi BPBD untuk meminta pertolongan.

"Sumur ini merupakan sumur tua, yang dasarnya berlumpur," jelas Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada.

Warga, BPBD dan Kepolisian segera turun tangan dengan menurunkan tali plastik ke dalam sumur.

Sampai di dasar sumur, mereka menarik Setiawan dan putrinya.

Penyelamatan pun berhasil, sang bayi langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas luka lecet dan memar di bagian kepalanya.

Nyoman Kesuma selaku direktur RSUD Klungkung menerangkan kondisi pasien saat ini telah stabil, tidak ditemukan gejala patah tulang ataupun kelumpuhan. Namun, Santika masih perlu diobservasi dan dikonsultasikan ke ahli bedah untuk mengetahui kondisinya lebih dalam.

your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com