Sabtu, 16 November 2019

author photo

Sumber: Irma Mahamud (facebook.com)

Restu orang tua memang sangat penting dalam sebuah pernikahan. Tanpa adanya restu, pernikahan rasanya kurang sempurna. Seperti yang dialami oleh Sufi Rashid.

Meskipun tak direstui oleh ibunya, pria ini nekad menikahi sang kekasih dan mengadakan pesta pernikahan pada tanggal 30 September 2019 lalu.

Siapa sangka hal yang tak terduga terjadi di tengah pesta.
Ibunda Sufi yang tidak merestui putranya itu tiba-tiba datang dan memaksa naik ke pelaminan.

Begitu sampai di pelaminan, ia segera menghampiri dan memeluk putranya sambil menangis.

Melihat apa yang terjadi, mempelai wanita pun menunjukkan reaksi tak terduga yang membuat kisah ini menjadi viral di media sosial.

Istri Sufi tersebut memilih untuk membuang muka dan turun dari pelaminan. Namun, Sufi berhasil mencegahnya dengan memegang erat tangan istrinya tersebut.

Mendapati reaksi demikian, Ibunda Sufi merasa kecewa dan menumpahkan curahan hatinya melalui akun facebook miliknya, Irma Mahamud.

"Sejujur nya saya minta maaf buat semua kenalan dan sahabat2 yang tidak kesampaian untuk diundang.

Hampa dan remuk di perlakukan begini.

Sesungguh nya saya ibu ini ibunya dan terang2an nama saya ada di undangan itu sabagai orangtua pengantin.

Malang nya setiba nya saya, anak2 serta menantu, kami di perlakukan seperti penjahat yg ingin merusak pesta itu.

Saya di tahan dan di halang untuk masuk.

Sedangkan itu ialah pernikahan satu2 nya anak lelaki saya.

Naluri ibu tidak pernah salah.

Dibalik apa yang terjadi, ada orang-orang jahat yang memainkan peran besar untuk menguasai upacara dengan memprovokasi semua keluarga dan menyingkirkan saya dan saudara-saudaranya.

Tidak hanya itu, ada tamu yang memberi saya tetapi hal-hal buruk.

Apakah ada yang bertanya-tanya siapa yang mengundang?

Kemudian tamu saya menjawab 'pasti ibu pengantin, ini adalah upacara anaknya'.

Jika Anda menghadapi orang-orang kasar seperti itu, apa yang Anda pikirkan?

Dan apa tindakan anda?

Ini adalah pembuka mata bagi siapa saja yang telah melakukan kejahatan, penyalahgunaan dan fitnah.

Masih banyak lagi video video rekaman yang jelas berbau fitnah.

Selama ini aku diam sampai aku diperlakukan seperti ini, selalu difitnah.

Selamat malam, teman-teman.

Kali ini aku tidak akan diam seperti sebelumnya.

Apa pun yang saya bagikan dan berbicara, saya hanya akan berbicara kebenaran.
InsyaAllah.

Ini terjadi setelah kami berjalan keluar dari lift di jalan menuju pintu masuk.

Jika ada kamera di sana, tolong putar lagi dan lihat baik-baik." tulisnya

Postingan sang ibu pun viral di facebook. Tak berapa lama kemudian, Sufi menanggapi postingan tersebut melalui media sosial yang sama.

Hasil gambar untuk irma mahamud
Sumber: dream.co.id

"Kedua wanita ini adalah malaikat hatiku.

Tanggung jawab saya sebagai anak dan suami, adalah kepercayaan saya untuk mereka berdua untuk sehat dan bahagia di dunia ini dan insya allah di akhirat nanti.

Baik dan buruk semua berdasarkan kehendak dan izin Allah SWT juga, dan saya menerima jalan dengan penerimaan dan tawakkal.

Mereka berdua saling menghadapi tekanan dan tantangan dalam kehidupan dunia sementara.

Tapi tantangan mereka berat, hanya Allah SWT yang tahu.

Istri saya tidak ada rasa hormat atau ingin melarikan diri.

Sambil menunggu kedatangan ibu, istri sudah mengeluarkan tangisan di matanya, tubuhnya sudah bergetar.

Tidak takut, tapi istri saya telah sudah lama menjaga bersabar untuk "tindakan" yang diberikan kepadanya.

Tidak sekali istri saya memberitahu saya apa yang dia alami karena dia tidak ingin mempermalukan siapa pun.

Meskipun saya dan keluarga dan kerabat saya tahu kebenaran, kami tidak akan pernah memberitahu.

Dosa besar bagi kita sebagai hambaNya untuk menyebarkan aib kita sendiri di buka, apalagi aib orang lain yang mungkin tidak pasti.

Saya meminta semua layanan yang baik untuk berhenti berbagi video karena bisa menjadi fitnah, meskipun secara tidak sengaja.

Semoga kita semua dijauhkan dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Maaf jika itu melibatkan banyak orang.

Saya juga minta maaf jika membuat orang bingung dan marah secara tidak sengaja.

Dan aku juga memaafkan semua, insya allah.

Akhirnya, saya meminta doa yang baik untuk kita semua.


Terima kasih Sufi Rasyid," tulisnya.

Dari kisah ini, kita bisa belajar betapa pentingnya restu orang tua dalam pernikahan. Jadi, ayo perjuangkan restu orang tua demi menghalalkan si dia.
your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com