Jumat, 13 September 2019

author photo
Cerita Tentang 'Istri Sakit', Driver Ojol Ini Ternyata Penipu!

Sumber: industri.kontan.co.id



Kasus penipuan memang menjengkelkan. Modusnya sangat beragam dan dapat terjadi pada siapa saja. Kali ini modus baru penipuan dilakukan oleh driver ojol atau ojek online saat membawa penumpangnya. Modus tersebut menggunakan istilah 'istri sakit'.

Dikutip dari akun Twitter @kirekswasta pada Selasa (10/9/2019), ia membagikan kisah pahitnya setelah ditipu oleh salah seorang driver Gojek. Beberapa waktu yang lalu, driver Gojek yang tengah membawanya, mendadak menangis sembari menceritakan kisah sedih tentang istrinya yang tengah sakit. Si driver menceritakan bahwa istrinya harus dioperasi di Bekasi dan ada resep obat yang harus ia tebus. Namun, driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya tak memiliki cukup uang untuk menebus obatnya. Sehingga ia harus bekerja keras menjadi driver Gojek.

Mendengar kisah sedih tersebut, @kirekswasta merasa iba pada driver ojol tersebut. Ia lantas memberikan sejumlah uang kepada driver ojol untuk menebus obat dan membeli makanan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari yang sama dengan saat ia memposting kisahnya di Twitter, Selasa (10/9/2019). Untuk menguatkan pengalaman tersebut, ia bahkan menyertakan screenshoot percakapannya dengan driver ojol tersebut.

Curhatan @kirekswasta ini kemudian viral di sosmed, banyak netizen yang me-retweet kisahnya tersebut. Total hingga mencapai 11.000 lebih retweet.

Tak lama kemudian, salah satu netizen dengan akun @yukeeofn menanggapinya. Dia mengaku pernah mengalami pengalaman yang sama pada bulan Juli 2019. Pada waktu itu, si driver ojol juga menceritakan tentang istrinya yang sedang sakit dan membutuhkan sejumlah uang untuk menebus obat. Cuitannya tersebut juga sempat viral hinga di-retweet sebanyak 19.000 lebih.

Beberapa waktu kemudian, @kirekswasta mendapat laporan resmi dari pihak Gojek bahwa driver ojol tersebut ternyata seorang penipu. Pihak Gojek pun segera memprosesnya. Bahkan pihak Gojek berterimakasih atas laporan dari para customer terkait hal yang tidak semestinya terjadi itu.

Menurut Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen mengatakan, "Oknum pelaku diberi sanksi tegas sesuai SOP kami karena penipuan merupakan jenis pelanggaran yang kami tidak tolerir,".

Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati saat naik ojek online apapun dan jangan mudah percaya pada orang lain.

your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com